Create Warehouses
Halaman Create Warehouses digunakan untuk membuat gudang baru sebagai lokasi penyimpanan inventory pada sistem ERP.
Warehouse digunakan untuk mengelola stok barang berdasarkan lokasi penyimpanan yang berbeda.
- 1. Informasi Dasar
- 2. Tab General
- 3. Tab Address
- 4. Menyimpan Data
Langkah pertama adalah mengisi informasi utama warehouse.
- Name (Wajib) Nama warehouse atau gudang yang akan digunakan pada sistem.
Contoh warehouse:
- Gudang Utama
- Gudang Cabang Jakarta
- Warehouse Produksi
Pada tab General, pengguna dapat mengatur informasi umum warehouse.
-
Contact Person Nama penanggung jawab atau kontak warehouse.
-
Description Deskripsi atau informasi tambahan mengenai warehouse.
Informasi ini membantu identifikasi dan pengelolaan warehouse pada sistem.
Pada tab Address, pengguna dapat mengisi alamat lengkap warehouse.
Informasi alamat digunakan untuk:
- Identifikasi lokasi warehouse
- Kebutuhan operasional dan laporan
Pastikan alamat warehouse diisi dengan lengkap dan benar agar data tetap akurat.
Setelah semua data selesai diisi:
- Klik tombol Submit di kanan atas halaman
- Sistem akan menyimpan data warehouse
- Warehouse siap digunakan pada transaksi inventory
Gunakan nama warehouse yang jelas dan mudah dikenali untuk mempermudah pengelolaan stok.
Perubahan warehouse yang sudah memiliki transaksi inventory dapat mempengaruhi histori dan laporan stok.