Skip to main content

First Setup

Sebelum mulai menggunakan XPAND ERP, terdapat beberapa konfigurasi awal yang perlu dilakukan agar sistem dapat berjalan sesuai kebutuhan perusahaan.

Setup awal terdiri dari:

  1. Login menggunakan akun yang diberikan oleh tim XPAND
  2. Memilih metode costing inventory
  3. Melakukan pengaturan Chart of Accounts (COA)

1. Login ke Sistem

XPAND Login

Masukkan Username dan Password yang telah diberikan oleh tim XPAND.

Informasi login biasanya diberikan pada saat implementasi atau proses onboarding sistem.

Informasi yang Diperlukan

  • Username
  • Password

Setelah berhasil login, sistem akan mengarahkan pengguna ke proses setup awal.

tip

Simpan informasi login dengan baik dan segera ubah password jika diperlukan sesuai kebijakan perusahaan.


2. Pilih Inventory Costing Method

Inventory Costing Method

Pada tahap berikutnya, pengguna harus menentukan metode perhitungan biaya inventory yang akan digunakan oleh perusahaan.

Metode ini akan mempengaruhi:

  • Perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP)
  • Nilai persediaan
  • Unit cost produk
  • Unit cost setiap Product Balance (Batch)
warning

Inventory Costing Method tidak disarankan untuk diubah setelah perusahaan mulai melakukan transaksi karena dapat mempengaruhi perhitungan nilai persediaan dan laporan keuangan.

Pilihan Costing Method

FIFO (First In First Out)

Metode FIFO menganggap bahwa stok yang pertama masuk adalah stok yang pertama keluar.

Contoh:

BatchQtyUnit Cost
Batch A10Rp10.000
Batch B10Rp12.000

Jika menjual 15 unit:

  • 10 unit diambil dari Batch A
  • 5 unit diambil dari Batch B

HPP yang digunakan akan mengikuti urutan masuknya stok.

Kelebihan FIFO

  • Pergerakan stok lebih mendekati kondisi fisik gudang
  • Nilai persediaan akhir biasanya lebih mendekati harga pasar terbaru
  • Cocok untuk bisnis dengan sistem batch atau lot

3. Setup Chart of Accounts (COA)

Chart of Accounts Setup

Setelah menentukan costing method, pengguna perlu melakukan konfigurasi Chart of Accounts (COA).

COA digunakan sebagai dasar pencatatan seluruh transaksi akuntansi dalam sistem.

Fungsi COA

  • Mengelompokkan akun keuangan perusahaan
  • Menentukan akun yang digunakan pada transaksi
  • Menyusun laporan keuangan
  • Menghasilkan laporan laba rugi dan neraca

Akun yang Umumnya Perlu Disiapkan

Asset

Contoh:

  • Cash
  • Bank
  • Account Receivable
  • Inventory
  • Fixed Asset

Liability

Contoh:

  • Account Payable
  • Tax Payable
  • Other Liability

Equity

Contoh:

  • Capital
  • Retained Earnings

Revenue

Contoh:

  • Sales Revenue
  • Service Revenue

Expense

Contoh:

  • Cost of Goods Sold
  • Salary Expense
  • Rent Expense
  • Utility Expense
tip

Tim XPAND dapat membantu proses import atau setup awal COA apabila perusahaan sudah memiliki daftar akun sebelumnya.


Setup Selesai

Setelah seluruh proses setup selesai:

  1. Sistem siap digunakan
  2. Master data dapat mulai dibuat
  3. Transaksi operasional dapat mulai dicatat
  4. Laporan inventory dan accounting dapat mulai dihasilkan
tip

Pastikan Inventory Costing Method dan Chart of Accounts sudah diverifikasi oleh tim finance atau accounting perusahaan sebelum mulai melakukan transaksi.

warning

Kesalahan pada setup awal dapat mempengaruhi perhitungan inventory, HPP, dan laporan keuangan perusahaan di masa mendatang.