Product Balance
DI ERP XPAND, 1 produk inventory dapat memiliki lebih dari 1 Product Balance.
Product Balance dapat dianggap sebagai batch atau kelompok stok dari suatu produk.
Setiap kali terjadi penambahan stok, sistem dapat membuat Product Balance baru untuk membedakan asal atau batch dari stok tersebut.
Setiap Product Balance juga menyimpan nilai HPP (Harga Pokok Penjualan) masing-masing batch.
Hal ini memungkinkan setiap batch memiliki nilai HPP yang berbeda tergantung dari asal transaksi stok tersebut.
Contoh
Misalnya:
- Produk A memiliki stok awal sebanyak
10dengan HPPRp10.000 - Kemudian dilakukan pembelian Produk A lagi sebanyak
5dengan HPPRp12.000
Maka sistem akan memiliki:
| Batch | Quantity | HPP |
|---|---|---|
| Stock Awal | 10 | Rp10.000 |
| Purchase Baru | 5 | Rp12.000 |
Walaupun produk yang digunakan sama, stok tersebut disimpan dalam Product Balance yang berbeda.
Hal ini berguna apabila informasi batch dari suatu barang penting untuk diketahui, seperti:
- mengetahui asal stok,
- memisahkan stok lama dan stok baru,
- tracking batch produk,
- perhitungan HPP,
- atau kebutuhan audit inventory.
Save As Draft
Secara umum, setiap form memiliki fitur Save As Draft.
Fitur ini digunakan untuk menyimpan draft transaksi tanpa melakukan transaksi apapun ke sistem.
Saat form disimpan sebagai draft:
- data hanya tersimpan sebagai draft,
- tidak ada perubahan stock,
- tidak ada perubahan accounting,
- dan tidak ada transaksi yang diproses.
Draft Status
Selama status transaksi masih berupa Draft, maka transaksi tersebut:
- masih dapat diedit,
- masih dapat dihapus,
- dan belum mempengaruhi data transaksi utama.
Setelah draft di-submit atau diposting, barulah transaksi akan diproses oleh sistem.