Warehouse
Fitur Warehouse digunakan untuk mengelola lokasi penyimpanan barang dalam sistem ERP. Pengguna dapat menambahkan berbagai jenis gudang sesuai kebutuhan operasional, seperti gudang utama, gudang cabang, atau lokasi penyimpanan sementara.
Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat memantau pergerakan dan ketersediaan stok secara lebih terstruktur di setiap lokasi penyimpanan.
- 1. Create Warehouse
- 2. Edit & Delete Warehouse
Gambar berikut menunjukkan tampilan form pembuatan warehouse baru di dalam sistem ERP.

Hal-hal yang dapat dilakukan pada halaman ini:
- Menambahkan warehouse baru
- Mengisi nama warehouse dan informasi terkait
- Menentukan alamat atau lokasi penyimpanan
- Mengelola banyak warehouse dalam satu sistem
- Mengatur warehouse untuk kebutuhan inventory
Setiap warehouse akan digunakan dalam transaksi inventory seperti penerimaan barang, transfer warehouse, dan penyesuaian stok.
Pastikan penamaan warehouse jelas dan mudah dikenali untuk menghindari kesalahan distribusi stok.

Hal-hal yang dapat dilakukan pada halaman ini:
- Mengedit nama warehouse
- Mengubah contact person dan alamat warehouse
- Menghapus warehouse yang tidak digunakan
- Memperbarui informasi warehouse sesuai kebutuhan operasional
Warehouse tidak dapat dihapus jika sudah digunakan dalam transaksi inventory.